Airlangga yang juga menjabat sebagai menteri koordinator perekonomian mengklaim Partai Golkar berhasil mencetak 20 orang kepala daerah yang usianya di bawah 40 tahun pada saat ini.
“Kalau generasi muda tidak kita bawa ke pemerintahan, siapa yang akan menyiapkan mereka ke depan,” kata Airlangga.
Presiden Joko Widodo melayangkan pujiannya terhadap Golkar dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 pada 6 November 2023. Ia menyebut Golkar sebagai partai yang sangat memperhatikan pemikiran dan semangat generasi muda. Golkar juga dipuji karena berhasil menjalankan proses kaderisasi dan regenerasi.
Jokowi pada saat itu mengatakan Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2030, di mana 68 persen penduduknya akan berusia produktif pada saat itu.
“Artinya generasinya generasi muda, pemikirannya didominasi pemikiran anak-anak muda, dan semangatnya juga didominasi semangat anak muda……Partai Golkar sebagai salah satu besar partai indonesia kelihatannya memiliki kepekaan soal ini,” ujarnya.
Partai Golkar memang berharap dapat menjadi magnet bagi anak muda. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Pusat DPP Golkar M. Arieh Pahlevi, sebagai dikutip dari Antara, pada 23 November mengatakan partai tersebut membidik anak muda untuk dapat mendulang suara pada rangkaian Pemilu 2024.
Selain menampilkan citra sebagai partai anak muda, Umar Bakry juga berpendapat Golkar mulai mendekati sosok-sosok beken untuk meningkatkan elektabilitas. Sosok-sosok tersebut di antaranya putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang tidak hanya menjadi calon wakil presiden yang diusung Golkar, tetapi juga digadang-gadang sebagai pemimpin partai di masa depan.
“Kalau Golkar nggak ambil strategi canggih untuk raih kaum muda, maka lewat. Gibran sebagai strategi yang efektif dan efisien. Apalagi di balik Gibran, ada sosok Jokowi,” tegasnya.











