Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut.
Gambar televisi menunjukkan ribuan orang turun ke jalan-jalan ibu kota Dhaka dengan penuh semangat dan meneriakkan slogan-slogan. Sementara itu, ribuan orang lainnya menyerbu kediaman resmi Hasina, ‘Ganabhaban,’ merusak tempat tersebut, sambil meneriakkan slogan, mengepalkan tangan, dan menunjukkan tanda-tanda kemenangan.
Gambar televisi juga menunjukkan para pengunjuk rasa berkumpul di ruang tamu kediaman tersebut. Beberapa di antaranya bahkan membawa pergi televisi, kursi, dan meja dari salah satu bangunan paling aman di negara itu.
Para pengunjuk rasa di Dhaka juga memanjat patung besar Sheikh Mujibur Rahman, pemimpin kemerdekaan dan ayah Hasina, dan mulai memahat kepalanya dengan kapak, seperti yang terlihat dalam tayangan tersebut.








