Pesan Terakhir Ismail Haniyeh: ‘Jika Seorang Pemimpin Pergi, yang Baru akan Muncul’

  • Whatsapp
Potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dipajang dalam demonstrasi yang mengecam pembunuhannya di kota pesisir Sidon, Lebanon, pada 2 Agustus 2024. (Foto: AFP)

Pada 2012, ketika ditanya oleh Reuters apakah Hamas telah menghentikan perjuangan bersenjata, Haniyeh menjawab “tentu saja tidak.” Ia menegaskan perlawanan akan terus berlanjut “dalam segala bentuk, baik perlawanan rakyat, perlawanan politik, diplomatik, dan militer”. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *