Sekjen PBB Antonio Guterres menyebut makin banyak negara yang merasa bisa bertindak semena-mena tanpa takut dengan konsekuensi hukum.
NEW YORK | DN – Perang Israel-Hamas yang berlangsung hampir satu tahun dan kini meluas ke Lebanon; upaya invasi Rusia ke Ukraina yang hampir mmasuki tahun ketiga; dan perang saudara di Sudan menjadi fokus perhatian 194 presiden, perdana menteri dan kepala negara/pemerintahan yang hadir dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dimulai Selasa (24/9).Kekhawatiran atas keberadaan senjata-senjata baru, memburuknya ketimpangan ekonomi dan ketidaksetaraan, perubahan iklim dan kemunduran pencapaian perempuan, juga menjadi perhatian para pemimpin dunia.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres membuka debat di Majelis Umum dengan menyoroti semakin banyaknya negara yang percaya bahwa mereka memiliki “get out of jail free card” (kartu bebas dari penjara gratis).








