
Pemerintah Proyeksikan 4.000 Mobil Listrik Digunakan untuk Mudik Lebaran

Dukungan Pemerintah
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin, mengatakan jumlah proyeksi mobil listrik yang akan dipakai mudik ini merupakan perhitungan konservatif. Pasalnya rata-rata masyarakat saat ini masih menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan cadangan bukan kendaraan utama. Maka dari itu jumlah tersebut bisa naik dan bisa turun.
Lebih jauh, Rachmat mengatakan peningkatan penyediaan jumlah SPKLU dalam masa mudik ini dilakukan untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik seiring dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan tersebut di tanah air.
“Kita mendorong ini ya tentunya sebagai bagian dari dukungan pemerintah untuk memastikan ekosistem EV (electric vehicle) bisa lebih baik, menambah kepercayaan masyarakat. Jadi mungkin waktu itu penjualan mobil (listrik) masih 1.000-2.000 ya cukup kita tambah SPKLU hanya berapa gitu. Sekarang kita tahu ada 23 ribu yang sudah terdaftar dan setiap hari pasti ada tambahan. SPKLU pada awal Maret masih 64, kemudian ditambah 175 sehingga jadi 239. Jadi dalam sebulan terakhir kita tambah tiga kali lipat sebagai bagian dari support pemerintah untuk mudik,” jelas Rachmat.
Pemerintah Disarankan Kembangkan Kendaraan Listrik untuk Angkutan Umum








