PBB Serukan Penyelidikan Independen Terhadap Kuburan Massal di Gaza

  • Whatsapp
Orang-orang memeriksa kerusakan di sebuah ruangan menyusul pengeboman di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis di Jalur Gaza pada 17 Desember 2023. (Foto: AFP

Meskipun invasi skala besar ke Rafah tampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat, serangan terbatas yang diluncurkan awal pekan ini masih terus berlanjut.

Orang-orang Palestina di sebuah rumah di Rafah, Jalur Gaza meratapi para kerabat yang tewas dalam pengeboman oleh Israel, 10 Mei 2024. (Foto: Ismael Abu Dayyah/AP Photo)
Orang-orang Palestina di sebuah rumah di Rafah, Jalur Gaza meratapi para kerabat yang tewas dalam pengeboman oleh Israel, 10 Mei 2024. (Foto: Ismael Abu Dayyah/AP Photo)

Rafah di Ujung Tanduk

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berbicara pada Jumat (10/5) di markas besar PBB di New York, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sekali lagi mengimbau Israel dan para pemimpin Hamas untuk “menunjukkan keberanian politik dan melakukan segala upaya untuk mencapai kesepakatan guna menghentikan pertumpahan darah dan membebaskan para sandera.”

Dia menggambarkan situasi di Rafah berada di ujung tanduk ketika serangan udara terus berlanjut di seluruh Gaza selatan. Lebih dari 1 juta warga Palestina, setengahnya adalah anak-anak, memadati wilayah Rafah untuk mencari perlindungan. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *