ndeks Desa Membangun Tinggi, Warga Lamongan Masih Tertatih

  • Whatsapp

Permendagri Nomor 114 Tahun 2014: menekankan pentingnya perencanaan partisipatif berbasis data.

Kerangka hukum ini menegaskan bahwa IDM seharusnya mencerminkan kondisi riil desa, bukan sekadar angka administratif.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Analisis Kritis
Ketahanan Sosial
Banyak desa berstatus “maju/mandiri” masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan, fasilitas kesehatan minim, dan lemahnya modal sosial. Indikator sosial dalam IDM lebih menekankan kuantitas administratif ketimbang kualitas layanan.

Ketahanan Ekonomi
Label “mandiri” kerap tidak sejalan dengan realitas. Akses pasar belum stabil, lembaga ekonomi desa tidak berfungsi optimal, dan produktivitas masyarakat belum berkelanjutan.

Ketahanan Ekologi
Sanitasi, air bersih, dan pengelolaan lingkungan masih buruk di sejumlah desa. Meski demikian, skor IDM tetap tinggi karena indikator ekologi tidak diukur secara substantif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *