Mega Proyek Jalan Lingkar Selatan Bojonegoro, UGM Turun Tangan Matangkan Studi Kelayakan

  • Whatsapp

Rencana JLS ditempatkan di sisi selatan rel kereta api, dengan integrasi flyover untuk mengatasi perlintasan kereta dan menjadi jalur utama kendaraan bermuatan besar. Tim UGM memaparkan hasil analisis teknis, sosial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk pemodelan untuk mengurangi kepadatan di simpang Bundaran Jetak dan simpang Proliman Kapas yang selama ini menjadi titik kemacetan.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini, namun menekankan tiga hal penting: perlindungan lahan produktif, pemberdayaan ekonomi lokal, serta manajemen arus kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *