Kunci Kualitas Pendidikan: Investasi dan Arah Kebijakan Komprehensif

  • Whatsapp
Para murid sekolah dasar mengikuti hari pertama sekolah di Banda Aceh, Aceh, 17 Juli 2023. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP

“Perhatikan kesenjangan itu! Apa akibatnya, kira-kira sekitar $8.000 untuk per kapita per tahun untuk siswa di negara kaya, $50 per tahun untuk siswa di negara miskin, jadi $1 per minggu per siswa. Jadi jelas sekali, disparitas dalam hal investasi sangat besa,” imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi pendidikan di Indonesia? Dihubungi VOA melalui telepon, Ketua Yayasan Cahaya Guru dan pengamat pendidikan di Indonesia, Henny Supolo Sitepu, menyampaikan keprihatinannya dengan penyusunan kebijakan yang satu arah dan senantiasa berubah.
Henny Supolo Sitepu. (Foto: Koleksi pribadi)
Henny Supolo Sitepu. (Foto: Koleksi pribadi)

“Intinya adalah dalam kebijakan pendidikan saat ini kami tidak mendapat satu ketetapan apa yang menjadi prioritas karena terlalu banyak yang diinginkan. Pada saat yang sama partisipasi bermakna dari para pegiat pendidikan itu tidak didapatkan sehingga kebijakan-kebijakan sering membingungkan,” kata Henny.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Saat ini, Indonesia dihadapkan pada masalah-masalah serius terkait pendidikan, seperti misalnya perkawinan anak yang kerap memaksa anak – terutama anak perempuan – tidak menyelesaikan pendidikan dasar mereka. Selain itu pihak berwenang justru lebih tertarik pada isu artifisial seperti keharusan mengenakan seragam, atau bahkan mengenakan pakaian daerah.

Henny menilai situasi ini tercipta akibat penyusun kebijakan yang memandang arena pendidikan ini dari sebuah menara gading.

“Tetapi mengapa tidak menukik ke dalam masalah lain yang kita hadapi sangat jelas yaitu menemani para guru untuk betul-betul mengembangkan potensi yang mereka miliki, untuk betul-betul memperlihatkan, memberikan inspirasi bahwa di sekitar mereka ada potensi lain yang bisa digunakan, dan dengan potensi-potensi tersebut memperbaiki apa yang ada lingkungannya,” ujarnya.

Sejumlah pelajar sedang mengamati sarang lebah dalam kunjungan ke peternakan lebah di Blang Bintang, Provinsi Aceh, 25 Agustus 2022. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)
Sejumlah pelajar sedang mengamati sarang lebah dalam kunjungan ke peternakan lebah di Blang Bintang, Provinsi Aceh, 25 Agustus 2022. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)

Itulah sebabnya ia mendorong masyarakat sipil menjadi ujung tombak untuk mendorong dunia pendidikan.

Yayasan Cahaya Guru misalnya menyediakan sesi pelatihan untuk guru, dan menanamkan nilai-nilai seperti kebhinekaan, nasionalisme, dan kemanusiaan di diri masing-masing pengajar.

Sementara itu pada tingkat internasional, pakar pendidikan di CSIS menyerukan agar diciptakan minat lebih besar dan melibatkan konstituen pendidikan yang lebih luas sehingga kebutuhan pendidikan diikut sertakan dalam diskusi kebijakan dan keputusan terkait penciptaan perdamaian, penyertaan perempuan, dan ketahanan bangsa. [Red]#VOA