BEIRUT ( DN ) – Gerakan Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran mengatakan, Sabtu (27/4), bahwa pihaknya telah melancarkan serangan ke Israel utara dengan pesawat nirawak atau drone dan peluru kendali setelah serangan lintas batas Israel menewaskan tiga orang, termasuk dua anggotanya.
Sebuah pernyataan dari kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka “melancarkan serangan kompleks menggunakan drone peledak dan peluru kendali ke markas komando militer Al Manara dan kumpulan pasukan dari Batalyon 51 Brigade Golani.”
Tentara Israel mengatakan sistem pertahanan udara Iron Dome atau Kubah Besi miliknya “berhasil mencegat sasaran udara mencurigakan yang melintas dari Lebanon ke wilayah Manara di Israel utara.”
Tentara Israel juga “menyerang sumber tembakan” dari beberapa rudal anti-tank yang diluncurkan dari Lebanon ke wilayah perbatasan Manara, tambahnya.








