Selain pinjol, perhatian juga diberikan terhadap bahaya judi online yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Edukasi dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah semakin mudahnya akses layanan digital.
Dalam kesempatan tersebut, OJK juga menyampaikan rencana sosialisasi dan edukasi pengelolaan keuangan bagi anggota Polri. Materi yang akan diberikan mencakup pengelolaan keuangan untuk kebutuhan sehari-hari, persiapan biaya setelah pensiun, investasi produktif, hingga perencanaan kebutuhan kesehatan.
Edukasi investasi turut menjadi bagian pembahasan. Masyarakat maupun anggota Polri diingatkan agar tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tren atau fear of missing out (FOMO). Setiap investasi memiliki keuntungan sekaligus risiko yang perlu dipahami sebelum menanamkan modal.
OJK juga menekankan kewaspadaan terhadap tawaran investasi yang tidak jelas, termasuk promosi dari influencer yang tidak memiliki dasar atau legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.








