Ditanya lebih jauh terkait dimana pengukuran tanah karena menurut warga yang tahu Kades Bibit keluar bawa mobil sehat. Apakah setiap pas jum”at ke kantor desa tidak satupun perangkatnya kelihatan dan tidak berpenghuni.
Dari penjelasan yang diberikan Kades Barurejo dalam trankrip pesan Whatsapp jika dari pagi mulai jam 07.30 semua perangkat desa semua perangkat ikut Kades kesalah satu warga di dusun Telatah pengukuran tana. Yang menjadi persoalan apakan dalam persoalan pengukuran tanah Kades harus melibatkan semua perangkat desanya, dan merelakan pelayanan administrasi terbengkalai jika ada warga ada yang membutuhkan pelayanan.
Ditanya soal pelayanan Kades barurejo memberikan jawaban jika pelayanan di desa Barurejo itu 24 Jam. Akan tetapi awak media ini yang dijumpai selalu sepi bahkan untuk menjumpai Kades untuk menggali informasipun kantor desa Barurejo selalu sepi dan tidak ada perangkat satupun, sehingga awak media melakukan konfirmasi melalui Whatsapp dengan tidak mengurangi etika dilakukan.
Dengan persoalan sepert ini, perangkat desa yang tidak menempatkan dirinya sebagai pelayan public atau pelayan masyarakat yang seharusnya mereka mendapat fasilitas, gaji yang digelontorkan dari negara yang bersumber dari masyarakat. Seharusnya sadar perangkat desa itu sebagai pelayang masyarakat di desanya yang harus memberikan pelayanan yang baik.
Sehingga dibutuh kan pengawasan melekat (Waskat) dari dinas terkait mutlak diperlukan agar kejadian seperti ini tidak lagi terjadi. [AT]








