Israel Kembali Serang Rafah, 22 Tewas, Termasuk 18 Anak-anak

  • Whatsapp
Seorang anak Palestina yang terluka dalam pemboman Israel di Jalur Gaza dibawa ke Rumah Sakit Kuwait di kamp pengungsi Rafah, Jalur Gaza selatan, Sabtu malam 20 April 2024.

Menurut Rumah Sakit Kuwait yang menerima jenazah, serangan pertama menewaskan seorang laki-laki, istrinya yang sedang hamil dan anak mereka yang berusia 3 tahun. Dokter berhasil menyelamatkan bayi perempuan itu.

Petugas medis menggendong bayi perempuan Palestina yang baru lahir setelah dikeluarkan hidup-hidup dari rahim ibunya yang terbunuh dalam pemboman Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan, Sabtu malam (20/4).
Petugas medis menggendong bayi perempuan Palestina yang baru lahir setelah dikeluarkan hidup-hidup dari rahim ibunya yang terbunuh dalam pemboman Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan, Sabtu malam (20/4).

Serangan kedua menewaskan 17 anak-anak dan dua perempuan, semuanya berasal dari sebuah keluarga besar.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Anak-anak ini semuanya sedang tidur. Apa salah mereka? Perempuan hamil berada di dalam rumah, anak-anak sedang tertidur pulas, dan seorang perempuan tua berusia 80 tahun. Apa salah mereka? Apakah mereka meluncurkan rudal? Kami hanya mengadu pada Allah SWT,” ujar Ummi Kareem, salah seorang anggota keluarga anak-anak yang tewas itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *