Menurut Rumah Sakit Kuwait yang menerima jenazah, serangan pertama menewaskan seorang laki-laki, istrinya yang sedang hamil dan anak mereka yang berusia 3 tahun. Dokter berhasil menyelamatkan bayi perempuan itu.
Serangan kedua menewaskan 17 anak-anak dan dua perempuan, semuanya berasal dari sebuah keluarga besar.
“Anak-anak ini semuanya sedang tidur. Apa salah mereka? Perempuan hamil berada di dalam rumah, anak-anak sedang tertidur pulas, dan seorang perempuan tua berusia 80 tahun. Apa salah mereka? Apakah mereka meluncurkan rudal? Kami hanya mengadu pada Allah SWT,” ujar Ummi Kareem, salah seorang anggota keluarga anak-anak yang tewas itu.









