Harris menyatakan telah terlibat dalam pembicaraan mengenai usulannya itu, khususnya dengan perdana menteri Spanyol dalam beberapa hari terakhir.
“Saya bertemu dengannya di Warsawa. Saya menyambutnya di Dublin, dan saya bermaksud memanfaatkan kesempatan berada di sini untuk berbicara dengan rekan-rekan lain tentang kemungkinan negara lain ingin bergabung dengan Irlandia dan Spanyol, dan untuk mengakui Negara Palestina. Pada akhirnya, jika Anda percaya pada solusi dua negara, saya pikir momentum positif seperti itu akan sangat membantu dan penting,” tambahnya.
Para pemimpin Uni Eropa juga dijadwalkan untuk membahas perang di Ukraina dan cara-cara untuk meningkatkan daya saing ekonomi Uni Eropa.
Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola berbicara tentang situasi di Ukraina terkait serangan Rusia terhadap negara itu yang semakin gencar belakangan ini.
“Mengenai Ukraina, kita tidak boleh menyerah. Ukraina membutuhkan lebih banyak pertahanan udara. Mereka membutuhkan lebih banyak amunisi. Kita harus lebih cepat dalam mendapatkan perlengkapan agar mereka dapat mempertahankan diri. Kita tidak bisa menyerah. Mereka meminta bantuan kita. Kita harus terus siap memberikan bantuan ini,” katanya.








