Sekitar 3.000 orang yang tinggal di dekat Gunung Ibu segera dievakuasi menyusul peningkatan status gunung berapi itu ke level tertinggi.
TERNATE, MALUKU UTARA | DN – Para pejabat mengatakan, Kamis (16/1), bahwa ratusan penduduk telah dievakuasi, sedangkan ribuan lainnya tengah menunggu giliran menyusul meningkatnya letusan Gunung Ibu di Halmahera, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/1).Gunung Ibu meletus pada Rabu dan menyemburkan kepulan asap ke udara hingga setinggi empat kilometer.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera menaikkan status gunung berapi tersebut ke level tertinggi. Dengan peningkatan status itu, pemerintah setempat segera melakukan evakuasi terhadap 3.000 orang yang tinggal di dekat gunung itu.
Hingga Kamis pagi, 517 warga dari desa-desa yang paling dekat dengan gunung berapi itu telah diungsikan, dan sisanya dijadwalkan akan dievakuasi pada sore hari.
“Tempat pengungsian telah disiapkan oleh pemerintah setempat, dan hari ini akan dilakukan evakuasi menyeluruh terhadap seluruh warga di enam desa,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Barat Irfan Idrus.








