Diduga Microsleep, Truk Asal Brebes Mendadak Oleng dan Terguling di Lamongan

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Sebuah truk bermuatan sabun mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (14/5/2026) siang. Kendaraan tersebut terguling setelah sopir diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

Truk bernomor polisi G 9483 OF itu diketahui melaju dari arah timur, Surabaya menuju barat ke arah Babat. Kendaraan tersebut membawa muatan sabun dari Gresik dengan tujuan Tegal, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debhi S, mengatakan kecelakaan terjadi saat sopir kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

“Menurut pengakuan pengemudi, yang bersangkutan mengalami microsleep atau tertidur sesaat, sehingga kendaraan oleng dan berpindah ke jalur berlawanan sebelum akhirnya terguling,” ujar Iptu Debhi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, truk terguling di sisi jalan dan sebagian badan jalan sempat tertutup. Muatan sabun yang dibawa juga tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian samping, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kecelakaan tersebut.

“Untuk sementara nihil korban jiwa. Kerugian hanya berupa kerusakan materiil,” tambahnya.

Sopir truk, Rizki Maulana, warga Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengaku sempat mengantuk saat perjalanan.

“Tiba-tiba saya ngantuk, kendaraan oleng dan langsung terguling. Saat sadar, truk sudah rebah di pinggir jalan,” ungkap Rizki.

Saat kejadian, Rizki didampingi seorang kernet. Keduanya berhasil selamat tanpa mengalami cedera serius.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional Surabaya–Babat tersendat. Namun, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup satu lajur sehingga kendaraan masih dapat melintas secara bergantian.

Hingga Kamis sore, petugas Satlantas Polres Lamongan masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, dan membantu proses evakuasi kendaraan.

Peristiwa ini juga menarik perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan proses evakuasi truk serta muatan sabun yang berserakan di tepi jalan.

Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan barang, untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari kecelakaan serupa. [SAT]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *