Jualan Malam Berujung Petaka, Kakek Penjual Kacang Rebus Terluka Parah Setelah Ditabrak Motor

  • Whatsapp

JOMBANG | DN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jumat malam (8/5/2026). Seorang penjual kacang rebus berusia lanjut mengalami luka setelah sepeda yang dikendarainya ditabrak sepeda motor dari belakang.

Korban diketahui bernama Jamin (78), warga Dusun Jerukwangi, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Sehari-hari, ia berkeliling menjajakan kacang rebus menggunakan sepeda angin.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Peristiwa tersebut terjadi saat korban melaju dari arah Peterongan menuju Sumobito. Ketika melintas di Jalan Desa Mlaras yang kondisi penerangannya minim, dari arah yang sama datang sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AD 6946 BBB yang dikendarai Rinno Putra Pamungkas (36), warga Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito.

Diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak sepeda yang dikendarai korban.

Benturan keras menyebabkan Jamin terpental dari sepeda, sementara pengendara motor juga terjatuh ke badan jalan.

“Pengendara motor kurang antisipasi dan konsentrasi terhadap kondisi lalu lintas di depan. Jalan yang gelap dan minim penerangan diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan,” ujar Rizky Putra (32), saksi mata di lokasi kejadian, Sabtu (9/5/2026).

Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmad Putra melalui Kanit Gakkum IPDA Siswanto mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan sepeda angin untuk kepentingan penyelidikan.

“Kedua korban mengalami luka dan menjalani perawatan. Barang bukti kendaraan yang terlibat sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Siswanto.

Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari di ruas jalan yang minim penerangan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap fokus, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. [STS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *