Jembatan Banjarsari bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi simbol kepercayaan publik terhadap tata kelola pembangunan. Rampungnya proyek tepat waktu menjadi capaian teknis, namun respons terhadap keluhan warga adalah capaian moral.
Subandi menegaskan bahwa pembangunan harus berpihak pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Saya tidak ingin ada warga yang merasa was-was saat melintasi jembatan ini. Kita harus pastikan semuanya sesuai standar,” ujarnya.
Jembatan Banjarsari kini berdiri kokoh di atas Sungai Buduran, menghubungkan mobilitas warga dan mempercepat arus ekonomi lokal. Namun, yang lebih penting dari struktur beton adalah komitmen pemerintah untuk hadir, mendengar, dan menindaklanjuti.








