Gebyar Hardiknas 2026! Bupati Sidoarjo Tegaskan Reformasi Birokrasi dan SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Dr. Tirto Adi, M.Pd., dipercaya sebagai pengatur jalannya upacara. Kegiatan diikuti berbagai unsur, mulai dari jajaran perangkat daerah, aparat, tenaga pendidik, hingga pelajar dan mahasiswa.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam amanatnya, Subandi menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” harus dimaknai sebagai dorongan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menyebutkan, capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang berhasil meraih peringkat kedua secara nasional dari ratusan kabupaten menjadi bukti nyata hasil kerja bersama. Meski demikian, menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi tuntutan pelayanan berbasis digital yang cepat dan transparan.

“Transformasi birokrasi harus terus dilakukan agar lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Subandi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, etika, serta daya saing generasi muda. Selain itu, tantangan seperti kesenjangan mutu pendidikan, pemanfaatan teknologi, hingga kesejahteraan tenaga pendidik menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Pemkab Sidoarjo, lanjutnya, terus mendorong pemerataan akses pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai.

“Tanpa sumber daya manusia yang berkualitas, otonomi daerah tidak akan menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan,” katanya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Subandi menyerahkan sejumlah penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi tingkat nasional maupun internasional. Penghargaan tersebut meliputi Adiwiyata Mandiri, prestasi guru berdedikasi, hingga capaian gemilang siswa dalam berbagai ajang kompetisi dunia.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, dan bermartabat. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *