BOJONEGORO | DN – Bojonegoro kembali menjadi perhatian publik setelah muncul polemik terkait uji core drill mandiri yang dilakukan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terhadap proyek jalan rigid beton program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru.
Perdebatan tidak hanya berhenti pada sah atau tidaknya prosedur uji mandiri tersebut, melainkan menyingkap persoalan lebih mendasar: efektivitas sistem pengawasan proyek yang menggunakan anggaran negara.








