Bukan Sekadar Permainan Warung Kopi, Domino di Pemalang Kini Jadi Ajang Pembinaan Atlet

  • Whatsapp

Menurutnya, ORADO menuntut ketajaman konsentrasi, perumusan strategi yang matang, ketahanan mental, serta keahlian membaca langkah lawan. Oleh sebab itu, ekosistem pembinaannya wajib dikelola secara profesional dan berkesinambungan.

“Penyelenggaraan kejuaraan ini tidak semata-mata mencari siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, kami ingin menjadikannya sebagai pintu gerbang utama untuk mendeteksi dan membina bibit-bibit unggul atlet domino potensial yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Pemalang,” ungkap Yogo.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Yogo menambahkan, orientasi jangka panjang ORADO Pemalang adalah mengubah paradigma masyarakat terhadap permainan domino. Di tengah arus digitalisasi saat ini, domino diarahkan sebagai media positif untuk mengasah kemampuan logika, menyalurkan energi secara produktif, sekaligus membangun karakter berjiwa besar.

“Kami ingin ORADO keluar dari stigma lama sebagai hiburan warung kopi semata, dan bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi yang tertata rapi. Harapan besar kami, atlet-atlet asal Pemalang nantinya mampu menembus level kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga kancah nasional,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *