Kompol Warih Hutomo, selaku Kasat Samapta Polresta Sidoarjo, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang keberadaan kelompok yang diduga gangster di Desa Beciro Ngingor yang sangat meresahkan warga. “Kami mendapat laporan dari masyarakat, keberadaan mereka sangat meresahkan. Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah salah satu anggota, ditemukan sejumlah 7 celurit panjang,” kata Warih di lokasi pada Sabtu, 10 Agustus 2024.
Saat penggerebekan, ada 16 remaja yang diamankan, terdiri dari 13 anak di bawah umur dan 3 anak yang sudah dewasa. Dari 3 anak yang dewasa, salah satunya menjadi ketua geng tersebut, terbukti dari panggilan anggota geng yang menyebutnya dengan sebutan “Ndan”.








