Anugerah Kepala Daerah Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Diberika Kepada Bupati Lamongan

  • Whatsapp
Anugerah Kepala Daerah Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Diberika Kepada Bupati Lamongan

Selanjutnya Pak Yes menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan saat Covid berada pada angka minus atau dibawah rata-rata. Namun dengan program prioritas “UMKM Naik Kelas”,  pertumbuhan ekonomi di Lamongan kembali bangkit.

Hal tersebut dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, pada tahun 2021 berada pada angka 3,43, angka tersebut terus meningkat pada tahun 2022 yakni sebesar 5,56, pada tahun 2023 tumbuh sebesar 4,28 persen. Meskipun secara persentase menurun, namun angka pertumbuhan ekonomi 2023 melampaui target yakni 3,68.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Keberhasilan kami dalam mendorong kemajuan ekonomi di Lamongan terbukti paska Covid, Salah satu pendorong pertumbuhannya ialah UMKM,” jelas Pak Yes.

Melihat prestasi UMKM sebagai lokomotif penggerak ekonomi, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memberikan fasilitasi sebagai bentuk dukungan UMKM naik kelas. Diantaranya ialah, memberikan pembinaan kepada 677 UMKM, memberikan bantuan alat/modal usaha 25 UMKM, memberikan legalitas usaha pada 80 UMKM, 75 UMKM berhasil mengikuti pameran, memberikan pembinaan pada tiga ratus IKM, memberikan bantuan alat/modal usaha kepada 430 IKM, memberikan legalitas usaha pada 54 IKM, membangun satu showroom pusat oleh-oleh, menerbitkan 33.271 NIB, dan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *