“Sebagai lokomotif penggerak ekonomi tentu kami akan terus memberikan dukungan kepada UMKM Lamongan. Tidak hanya itu, pembinaan kepada wirausaha muda juga dilakukan melalui program Megilan Entrepreneur, sampai saat ini ada 813 peserta,” terang Pak Yes.
Komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi juga diberikan kepada pelaku kuliner Lamongan. Sebagai daerah yang kondang akan potensi kulinernya, pelaku kuliner di Lamongan diyakini memiliki potensi ekonomi dalam kategori soft skill yang harus terus dilakukan maintenance dan dikembangkan. [CAS/Red]








