Target Masuk 10 Besar KEN, Pemkot Tarakan Optimalkan Gelaran Festival Iraw Tengkayu

  • Whatsapp

TARAKAN | DN – Festival Iraw Tengkayu XV resmi dimulai. Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., didampingi Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, membuka rangkaian acara melalui gelaran Pawai Budaya yang dipusatkan di depan Kantor Imigrasi Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (4/7/2026).

Pawai yang ditandai dengan pelepasan balon udara ini berlangsung meriah dengan melibatkan 4.419 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan paguyuban, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tarakan, instansi swasta, perbankan, hingga pelajar dari jenjang SD hingga SMA.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Para peserta tampil memukau dalam tiga kategori: pejalan kaki, kendaraan hias, dan sepeda hias. Keberagaman etnis di Tarakan tercermin dengan jelas melalui kostum adat yang dikenakan para peserta, mulai dari adat Jawa, Batak, Bugis, Toraja, Bali, hingga suku asli Tidung dan Dayak.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, menyatakan bahwa pawai ini merupakan manifestasi dari kesatuan masyarakat Tarakan yang harmonis. Ia menekankan bahwa keragaman tersebut adalah modal utama Tarakan sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

“Alhamdulillah, keragaman ini adalah kekuatan. Meskipun saat ini kita melakukan efisiensi anggaran dan mengurangi jumlah tamu undangan, antusiasme masyarakat tetap luar biasa,” ujar Khairul.

Lebih lanjut, Khairul menjelaskan bahwa Festival Iraw Tengkayu kini telah menjadi agenda tahunan sejak 2019. Hal ini dilakukan karena festival tersebut telah masuk dalam daftar 100 Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata RI.

Ke depan, ia menargetkan posisi yang lebih prestisius bagi festival kebanggaan masyarakat Tarakan ini. Khairul telah menginstruksikan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar dapat menembus daftar 45 besar, bahkan 8 besar nasional.

“Kalau perlu, kita undang peserta dari negara tetangga dan kabupaten lain di Kalimantan Utara agar skalanya lebih luas,” tambahnya.

Sebagai penutup, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga seluruh peserta yang tetap semangat mensukseskan acara tersebut.

Sebagai informasi, puncak acara berupa prosesi mengarak Padaw Tuju Dulung akan dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026). [Thos]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *