PEMALANG | DN – Sebuah unggahan di media sosial mendadak viral setelah seorang warga mengaku menemukan item misterius dalam struk belanja dari sebuah minimarket di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.
Unggahan tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Facebook bernama Emas Saseto di grup Bantarbolang Info pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.
Dalam postingannya, Emas Saseto mengungkapkan kebingungannya setelah mendapati satu item barang yang tidak pernah ia beli tercantum dalam struk pembayaran.
Pada struk tersebut tertulis kode barang “FM SF LM 22G” dengan harga Rp23.500. Padahal, menurut pengakuannya, ia hanya membeli empat jenis barang termasuk kantong plastik. Namun dalam struk tercatat total lima item.
“Maaf bos ra tau blanja kaya kie, mohon pencerahan bos. Sya ga merasa blanja yg paling atas yg bertuliskan FM SF LMN 22G,” tulisnya dalam unggahan.
Meski menemukan item asing di struk, Emas Saseto menyebut nominal uang kembalian yang diterimanya tetap sesuai dengan barang yang dibeli.
Hal tersebut memunculkan dugaan dari sejumlah warganet mengenai kemungkinan adanya praktik “numpang struk”, yakni memasukkan transaksi barang lain ke dalam struk pelanggan yang berbeda.
Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari pengguna Facebook. Sebagian menyayangkan jika benar terjadi kesalahan atau unsur kesengajaan dalam proses transaksi.
“Ngapain ikut nyetruk blanjaan orang lain, tinggal bikin struk sendiri apa susahnya,” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Selain mempertanyakan asal item tersebut, pengunggah juga mengaku khawatir apabila data transaksi semacam itu dapat disalahgunakan, meskipun secara nominal dirinya tidak merasa dirugikan.
Dalam foto struk yang beredar, terlihat nama perusahaan CV Fania Multi Usaha, tanggal transaksi 9 Mei 2026 pukul 17.28 WIB, serta alamat situs resmi minimarket yang mengarah ke Alfamart.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Alfamart terkait viralnya unggahan tersebut maupun dugaan munculnya item yang tidak dibeli pelanggan. [SIS]
Pos terkait

Diduga Dibekingi Oknum, Tambang Ilegal Wasirawi Kembali Jadi Sorotan

Desa Merana, Internet Sering Gangguan tapi Iuran Wajib Rp2,5 Juta per Bulan

Kondisi Memprihatinkan, Warga Desa Bulurejo Tuban Diduga Belum Masuk Prioritas Penerima Bantuan

Dari Video hingga Mutasi Jabatan: Dugaan Skandal Pejabat Ini Masih Gelap


SMPN 2 Mantup Jadi Sorotan: Orang Tua Keluhkan Pungutan LDKMS dan Dana PIP Belum Dikembalikan


