Kecelakaan Lagi di Depan SMAN 1 Mantup, Warga Soroti Minimnya Lampu Jalan

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Jalan Mantup–Balongpanggang, tepatnya di depan SMAN 1 Mantup, Kabupaten Lamongan, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor bernomor polisi W 3116 CC dilaporkan terjatuh setelah kehilangan kendali saat melintasi jalan yang masih dalam proses perbaikan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Korban diketahui berinisial Bgs, warga Dusun Kedungulo, Desa Sukosari, Kecamatan Mantup.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban melaju dari arah barat atau dari wilayah Mantup. Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya melintasi permukaan jalan yang baru diuruk dengan batu kerikil.

Kondisi jalan yang kasar dan licin, ditambah minimnya penerangan jalan umum (PJU), diduga kuat menjadi penyebab korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke tepi jalan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Rumah Sakit Mantup untuk mendapatkan penanganan medis.

“Habis subuh tadi kejadiannya. Korban jatuh sendiri karena jalan masih berkerikil dan kondisi di sini gelap,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Korban dilaporkan mengalami luka-luka dan hingga berita ini diturunkan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan di ruas Jalan Mantup–Balongpanggang bukan kali pertama terjadi. Sejumlah pengguna jalan menilai kondisi jalan yang belum sepenuhnya selesai diperbaiki justru meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hingga dini hari.

Selain permukaan jalan yang belum rata, tidak tersedianya lampu penerangan jalan menjadi keluhan utama masyarakat.

“Kalau malam sangat gelap. Ditambah jalan masih diuruk batu, tentu sangat berbahaya bagi pengendara,” kata seorang pengguna jalan yang melintas.

Menurut warga, kecelakaan di jalur tersebut sudah beberapa kali terjadi, terutama saat kondisi jalan rusak atau dalam tahap pengerjaan.

Warga berharap Dinas Bina Marga dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan di jalur tersebut.

Selain mempercepat penyelesaian proyek perbaikan jalan, masyarakat juga meminta pemasangan penerangan jalan umum agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

“Perbaikan jalan penting, tapi lampu penerangan juga harus dipasang. Jangan sampai terus ada korban,” ujar warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, mengingat ruas Mantup–Balongpanggang merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui banyak kendaraan. [AT]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *