Setelah itu, seorang pelaku naik ke motor korban dan mencekik lehernya, memerintahkannya untuk masuk ke area perkebunan sawit sejauh 20 hingga 30 meter dari lokasi kejadian. Salah satu pelaku kemudian mencoba menikam perut korban, tetapi hanya menyebabkan luka gores. Tidak berhenti di situ, mereka mengambil batu dan memukul kepala korban hingga ia kehilangan kesadaran.
Ketika akhirnya sadar, korban mendapati uang tunai Rp 152 juta dan satu unit handphone miliknya telah hilang. Tak menunggu lama, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sebatik Timur untuk ditindaklanjuti.
Penyelidikan Lebih Lanjut Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, membenarkan adanya laporan terkait kasus ini dan menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap keberadaan para pelaku.








