“Sebelumnya saya sudah memberi tahu dan berkoordinasai dengan pak Kades terkait persoalan ini hingga memuncak pada sore ini secara bersama-sama, puluhan warga menutup akses jalan masuk ke Gudang yang dipergunakan menampung limbah cair milik Miwon, ujar Samiadi kepada media ini.
Lanjut Samiadi megatakan warganya sudah cukup lama bersabar dengan kondisi bau seperti ini agar pemilik Gudang yang berisi cairan, yang menjadi suber bau busuk ini diberikan waktu agar bisa berbenah dan dapat berjalan namun warga juga tidak mau dirugikan dengan adanya aroma busuk.
“Warga RT siji sak jane wis cukup sabar mas, wis suwe ambune bosok koyok ngene di kongkon ngambu wong kene. Opo maneh jare sing duwe mari telpon, ngomong sedino nang kene gak onok mambu, dadine warga tak kandani tambah kesel (warga RTsatu sebenarnya sudah cukup sabar mas, sudah lama bau busuk seperti ini disuruh menghirup orang disini. Apalagi kata yang punya habis telpon saya, bilang seharian disini tidak ada bau, jadinya warga saya bilangi tambah kesal). Tambah Samiadi menceritakan.








