«”Melalui bimtek ini kami ingin meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk olahan perikanan yang berkualitas, aman dikonsumsi, memenuhi standar higienitas, serta memiliki nilai tambah. Produk lokal Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk berkembang hingga menembus pasar yang lebih luas apabila didukung inovasi, pengemasan yang baik, dan penerapan standar mutu secara konsisten,” ujarnya.»
Ia juga berharap para pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk yang lezat, tetapi juga memahami pentingnya sanitasi, keamanan pangan, pelabelan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran digital sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Salah satu contoh keberhasilan program ini terlihat di Desa Kayen, Kecamatan Kayen Kidul. Sejumlah pelaku usaha rumahan berhasil mengembangkan produk rengginang inovatif dengan cita rasa ikan yang dipelopori oleh Siti Fauziah bersama kelompoknya.
Produk tersebut kini hadir dalam berbagai varian rasa, seperti ikan lele, patin, nila, gurami, cumi-cumi, hingga varian nonikan seperti bayam dan wortel. Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa diversifikasi produk mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memperluas pangsa pasar.








