Tradisi Sedekah Bumi Desa Pabean Sukses Hipnotis Ribuan Warga Bersama Gus Iqdam dan Forkopimka Sidoarjo

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN — Lapangan Bola Desa Pabean, Kecamatan Sedati, mendadak berubah menjadi lautan manusia. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru tumpah ruah memadati lokasi demi mengikuti tradisi Sedekah Bumi yang dirangkai dengan pengajian akbar bersama pendakwah kondang Gus Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) beserta Hadrah Pusat Sabilu Taubah, Selasa (22/9/2026).

Momen sakral tahunan ini tidak sekadar menjadi wadah pelestarian budaya lokal dan ungkapan syukur kepada Sang Pencipta, tetapi juga dimanfaatkan oleh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat. Bupati Sidoarjo H. Subandi yang hadir langsung di lokasi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan melalui ruang-ruang kebersamaan seperti ini.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Sedekah bumi ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Momentum seperti ini juga menjadi sarana strategis untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga,” ujar Subandi di hadapan ribuan jamaah yang hadir dengan khidmat.

Acara akbar tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sedati, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Infanteri Abraham Priyadi, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, jajaran kepala desa se-Kecamatan Sedati, tokoh masyarakat, hingga kader Ansor dan Banser yang turut berpartisipasi mengawal kelancaran kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi mengapresiasi tinggi antusiasme luar biasa dari warga Desa Pabean dan sekitarnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai hanya melalui program pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan pemuda.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, Ansor, Banser, dan seluruh elemen sangat penting untuk bersama-sama membangun Sidoarjo,” tegasnya.

Suasana semakin semarak saat Gus Iqdam naik ke atas panggung untuk memberikan tausiah. Gaya penyampaiannya yang khas dan dekat dengan jamaah berhasil menarik perhatian ribuan warga yang tertib mengikuti rangkaian acara hingga tuntas. Melalui kegiatan ini, Pemkab Sidoarjo berharap nilai-nilai luhur seperti gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian sosial dapat terus berakar kuat di tengah dinamika masyarakat modern. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *