Pasalnya dari kontur bangunan tersebut terlihat sudah pecah dan mengalami keretakan. Hal itu diperkirakan kerusakan bangunan tersebut disebabkan minimnya campuran bahan material semen dan proses pengerjaanya diduga tidak sesuai prosedur saat proses pengerjaannya, selain itu kontur tanahnya bergerak.
Menurut keterangan yang dapat awak media peroleh dari masyarakat yang enggan memperkenalkan namanya saat bertemu disekitar bangunan TPT tersebut mengatakan. “Bangunan baru pak ini, tahun 2023, tapi gak ngerti gimana bangunan baru sudah pecah semua.” Kata warga.
Lanjut warga menjelaskan, “mulai dari awal mbangun sampai sekarang itu pak, tidak ada papannya.” Ungkap seorang warga yang berada disekitar bangunan tersebut.








