JALUR GAZA ( DN ) – Pemimpin tertinggi Hamas Ismail Haniyeh mengatakan pada hari Rabu (10/4) bahwa Israel telah membunuh tiga putranya dan dua cucunya dalam serangan udara di Jalur Gaza.
Laporan berita Timur Tengah menyebutkan bahwa Hazem, Ameer, dan Mohammed Haniyeh tewas bersama anggota keluarga lainnya dalam serangan terhadap mobil yang mereka kendarai di dekat kamp pengungsi Shati di Kota Gaza. Ismail Haniyeh, yang kini tinggal di pengasingan di Qatar, berasal dari Shati.








