Terpisah Samsul Hadi ketua Baznas Ngawi malah melempar kesalahan ke DPPTK sebagai penyedia data pedagang.
“Kami dapat data kan dari DPPTK, harusnya kasih data yang valid, masak sampai warga Madiun dapat saya taunya malah dari berita, ” Kata Samsul Ketua Baznas Ngawi.
Samsul mengungkapkan akan segera koordinasi dan merapatkan dengan dinas serta mencari solusinya. Justru Dia heran pada pembinaan pedagang, kenapa dari pihak luar Ngawi diusulkan bukan yang menjadi lama tidaknya berjualan. Ia menunggu Kadis DPPTK untuk memberikan keterangan terkait data yang diberikan agar lebih selektif dan melakukan evaluasi.








