Lebih jauh Kamala mengatakan telah menelpon presiden terpilih Donald Trump untuk menyampaikan ucapan selamat atas kemenangannya. “Saya juga mengatakan kepadanya bahwa kami akan membantunya dan timnya dalam proses transisi, dan bahwa kita akan terlibat dalam peralihan kekuasaan yang damai,” ujarnya.
Tim kampanye Trump membenarkan adanya pembicaraan telepon antar keduanya, dan mengatakan bahwa presiden terpilih Trump mengakui kekuatan, profesionalisme dan keuletan Kamala selama kampanye. Trump juga menambahkan bahwa keduanya setuju akan pentingnya menyatukan Amerika.
Hasil sementara penghitungan suara menunjukkan Trump jauh memimpin dengan 295 electoral votes, sementara Kamala meraih 226.
Partai Republik Rebut Senat








