DN –China menyatakan pihaknya menghormati hasil pemilu AS dan memberi ucapan selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya. Sementara itu, sebuah surat kabar resmi menyerukan pendekatan “pragmatis” terhadap perselisihan bilateral saat ancaman tarif AS muncul.
Trump, anggota Partai Republik yang telah berjanji akan menerapkan tarif yang ketat, merebut kembali jabatan di Gedung Putih dengan kemenangan telak atas kandidat dari Partai Demokrat Kamala Harris dalam pemilihan pada Selasa (5/11).
“Kami menghormati pilihan rakyat Amerika dan mengucapkan selamat kepada Trump atas terpilihnya ia sebagai presiden,” kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/11) malam.
Hubungan China-AS telah tegang selama bertahun-tahun, terutama terkait perdagangan dan keamanan, termasuk Taiwan dan Laut China Selatan.
Surat kabar pemerintah China Daily, dalam sebuah tajuk rencana pada Rabu menggambarkan masa jabatan kedua Trump sebagai “potensi awal baru dalam hubungan China-AS jika kesempatan yang ditawarkan tidak disia-siakan.”








