KEDIRI | DN – Pagi yang teduh menyelimuti Mako Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026). Di antara kesibukan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sejenak para anggota kepolisian setempat berkumpul dalam suasana yang berbeda. Tidak ada apel besar, tidak pula operasi kepolisian. Yang hadir adalah rasa syukur, penghormatan, dan kebersamaan.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 di Polsek Pesantren menjadi lebih dari sekadar peringatan hari lahir institusi kepolisian. Ia menjelma menjadi ruang untuk mengenang perjalanan pengabdian, menghormati mereka yang telah menuntaskan tugas, sekaligus meneguhkan semangat bagi anggota yang menerima amanah baru.
Di aula sederhana itu, doa dipanjatkan bersama. KH Ahmad Ufi Mukari atau Gus Ufik dari Pondok Pesantren Assa’idiyah, Jamsaren, memimpin pembacaan doa yang mengawali seluruh rangkaian kegiatan. Suasana hening sejenak. Di tengah lantunan doa, tersirat harapan agar pengabdian yang telah diberikan menjadi amal kebaikan, sementara langkah yang akan ditempuh ke depan senantiasa mendapat keberkahan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., Wakapolsek AKP Katarina Asa Metan, para kanit dan panit, seluruh personel dan ASN Polsek Pesantren, anggota yang memasuki masa purna tugas AKP (Purn) Amir Wibowo, S.H., anggota yang menerima kenaikan pangkat Aiptu Sulaiman, serta sejumlah tamu undangan.
Bagi institusi kepolisian, masa purna tugas bukanlah garis akhir dari sebuah perjalanan. Namun ia adalah penanda selesainya satu bab pengabdian yang panjang kepada negara dan masyarakat.
Pada momen itu, AKP (Purn) Amir Wibowo mendapat penghormatan dari keluarga besar Polsek Pesantren. Penghormatan tersebut diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang selama bertahun-tahun telah dipersembahkan bagi institusi Polri.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H, mengatakan bahwa setiap anggota yang memasuki masa purna tugas sesungguhnya meninggalkan warisan yang tidak dapat diukur hanya dengan masa kerja atau jabatan yang pernah diemban.
“Pengabdian seorang anggota Polri tidak hanya tercatat dalam dokumen administrasi, tetapi hidup dalam keteladanan, loyalitas, serta nilai-nilai yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada AKP Amir Wibowo atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas. Apa yang telah beliau berikan menjadi bagian penting dari perjalanan Polsek Pesantren,” ujar Kompol Siswandi, S.H, Rabu (08/07)








