Menurut Kompol Jimmy, Fokus pengamanannya adalah pada setiap tahapan kegiatan pemilihan kepala daerah maupun gubernur.
“Tentunya, sebagai aparat negara, kita tidak boleh under estimate dan harus selalu mempersiapkan diri untuk hal-hal yang akan atau mungkin terjadi,” ujarnya.
Simulasi ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dan koordinasi antar petugas dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pilkada.
Para personel dilatih untuk menghadapi situasi mulai dari pengamanan tempat pemungutan suara, penanganan massa, hingga respon cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Wakil Bupati Jember, K. H. Muhammad Balya Firjaun Barlaman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres Jember Polda Jatim.








