PADANG | DN – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, (Sumbar) memaparkan sejumlah strategi dalam upaya mencegah alih fungsi areal pertanian menjadi pemukiman warga yang dapat memengaruhi produksi gabah.
“Pertama, untuk mengatasi alih fungsi lahan maka kami harus menyejahterakan petani dulu,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Harmadi Algamar di Padang, Selasa.
Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Padang di sela-sela tanam perdana dan pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim Operasional 2024 pada kelompok tani Raperta, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Menurut dia, dengan menyejahterakan petani maka setiap petani akan berpikir ulang menjual tanahnya kepada pihak pengembang perumahan. Kemudian jika petani sejahtera otomatis juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah.








