MAGETAN (KD) – Puluhan personil gabungan Polres Magetan dan TNI bersama BPBD, PMI serta masyarakat Kabupaten Magetan dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar kebun jati rakyat di lereng gunung Bungkuk Desa Bungkuk Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Jawa Timur, Minggu malam (13/08/2023).
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan,S.I.K ,M.Si yang juga terjun langsung di lokasi kebakaran bersama Kabag Ops Polres Magetan I Made Prawira Wibawa,mengatakan kebakaran lahan milik warga itu terjadi sejak pukul 17.00 Wib.
Bacaan Lainnya
- Balap Merpati Jadi Motor Ekonomi, Sidoarjo Siapkan Even Nasional SIDOARJO | MDN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan dukungan penuh terhadap geliat komunitas hobi balap merpati yang kian berkembang pesat. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menyebut aktivitas ini bukan sekadar hiburan, melainkan ekosistem ekonomi yang mampu menggerakkan peternak, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal. Hal itu disampaikan Subandi saat membuka lomba balap merpati Selekda & Liga Jatim Bersatu (LJB) di Area PPLS Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Jumat (1/5/2026). Ia menilai antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa balap merpati dapat menjadi daya tarik sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan. “Agenda ini penting, baik di tingkat kabupaten maupun nasional. Kita akan siapkan kegiatan berskala nasional agar peternak merpati tumbuh dan UMKM ikut bergerak,” tegas Subandi. Bupati menambahkan, dukungan pemerintah tidak hanya berupa fasilitasi izin, tetapi juga pengalokasian anggaran untuk mendukung operasional dan hadiah lomba. Ia menekankan agar kegiatan tetap tertib dan kondusif, serta mengingatkan agar tidak ada praktik perjudian yang dapat merusak citra komunitas. Ketua Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI) Penglok Sidoarjo, H. Sutoyo Handiman, menyambut baik langkah Pemkab. Menurutnya, dukungan pemerintah dengan memplotkan lahan PPLS sebagai sentra wisata dan budaya merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap komunitas. “Peserta kali ini mencapai 1.500 orang, bukan hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari luar Pulau Jawa seperti Medan, Sumatera Utara. Ini menunjukkan balap merpati punya magnet besar,” ungkap Sutoyo. Gelaran Selekda dan Liga Jatim Bersatu sendiri bertujuan mencari enam juara terbaik untuk mewakili daerah di tingkat nasional. Dengan adanya fasilitas permanen dan dukungan anggaran, diharapkan komunitas merpati balap semakin solid dan mampu melahirkan atlet berprestasi di kancah nasional.
- Tuban Siapkan Era Baru Pendidikan! Data Terpadu Jadi Senjata Utama SPMB 2026
- Forkopimda Sidoarjo Gaspol! 60% Desa Siap Gerai Koperasi Merah Putih
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Sumber api pertama berhasil kita padamkan bersama sama tim gabungan. Namun muncul lagi titik api, lalu kita tambah personil untuk naik lagi memadamkan api agar tidak meluas,” kata AKBP Ridwan di sela memimpin anggotanya di lokasi kebakaran.
Kencangnya hembusan angin membuat api dengan cepat membakar apa saja yang dilewati.
Petugas gabungan pun terpaksa kembali naik lagi menuju lokasi, kali ini ditambah kekuatan dua regu personil Sabhara Polres Magetan kembali memadamkan api.
Setelah lebih dari satu jam berjibaku dengan api dimalam hari, akhirnya pada titik kedua berhasil kita dipadamkan sekitar pukul 11.30 wib.
“Penyebab kebakaran dan sumber api awal belum kami ketahui. Saat ini masih lakukan penyelidikan ya,” kata AKBP Ridwan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk, sedang yang terbakar semak dan daun daun jati yang kering. [Hap/Yud]
Post Views: 230