DN – Israel meluaskan perangnya terhadap militan Hizbullah di Lebanon pada hari Senin (23/9), menewaskan sedikitnya 180 orang dan melukai lebih dari 700 lainnya dalam serangan udara baru besar-besaran yang meningkatkan kekhawatiran akan perang habis-habisan.
Militer Israel mengatakan mereka menyerang lebih dari 300 target, sedangkan kantor berita pemerintah Lebanon melaporkan serangan hebat di banyak wilayah di bagian selatan negara itu.
Militer Israel memperingatkan warga di Lembah Bekaa di bagian timur Lebanon agar menjauhi gudang-gudang persediaan senjata Hizbullah.
“Kami terus memantau persiapan Hizbullah di lapangan untuk secara proaktif menggagalkan serangan terhadap wilayah Israel, dan kami secara sistematis memperluas serangan terhadap Hizbullah,” kata juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari kepada wartawan.
Ribuan orang telah melarikan diri dari bagian selatan Lebanon, menimbulkan kemacetan di jalan raya utama menuju Beirut.
Hagari mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa pasukan Israel








