“Kami khususnya tertarik pada kemungkinan penempatan tambahan” tentara Korea Utara untuk membantu perang Rusia,” imbuh JCS.
Pyongyang dilaporkan “bersiap untuk melakukan rotasi atau penempatan tambahan tentara”, kata JCS.
Pihak intelijen juga mengungkapkan bahwa Korea Utara, yang memiliki senjata nuklir, “memproduksi dan memasok drone bunuh diri” ke Rusia untuk mendukung Moskow dalam perang melawan Ukraina, tambahnya.
Korea Utara juga memasok “peluncur roket 240 mm dan artileri dengan peluncur otomatis 170 mm” untuk tentara Rusia, kata JCS.
Militer Seoul mencatat bahwa Korea Utara berupaya memodernisasi kemampuan perangnya dengan mengambil pelajaran dari pengalaman tempur dalam perang Rusia-Ukraina.
“Ini dapat menyebabkan peningkatan ancaman militer Korea Utara terhadap kami,” katanya.









