Sejak 7 Oktober, serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 31.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan di Gaza, dan mendorong ratusan ribu lainnya ke ambang kelaparan.
Sekitar 120 sandera telah dibebaskan selama gencatan senjata sementara November lalu, di mana ratusan orang Palestina juga dibebaskan dari penjara-penjara Israel. Tiga sandera Israel lainnya tidak sengaja terbunuh pasukan Israel dalam operasi penyelamatan.
Kini, keluarga para sandera yang masih disekap fokus memperjuangkan pemulangan mereka. Sedikitnya 34 sandera tewas, menurut Israel.
Perundingan gencatan senjata yang terhenti rencananya akan dilanjutkan di Qatar, paling cepat hari Minggu (17/3) menurut dua pejabat Mesir yang berbicara kepada kantor berita Associated Press dengan syarat anonim.
Jika benar demikian, perundingan tidak langsung itu akan menjadi yang pertama kalinya dilakukan oleh pejabat Israel dan pemimpin Hamas sejak bulan Ramadan dimulai pekan lalu.
Sebelumnya, pemerintahan Netanyahu menolak seruan gencatan senjata permanen. Ia berkukuh bahwa Israel harus mewujudkan tujuannya “memberangus Hamas” terlebih dahulu.








