Seleksi Pemagangan ke Jepang di Kabupaten Kediri 2026, Ratusan Peserta Ikuti Tahapan Rekrutmen

  • Whatsapp

KEDIRI | DN  — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri kembali melaksanakan rekrutmen dan seleksi peserta program pemagangan ke Jepang tahun 2026. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan RI, IM Japan dan Pemerintah Kabupaten Kediri.

Kegiatan seleksi berlangsung di Kabupaten Kediri dan diikuti para calon peserta yang telah melakukan pendaftaran secara daring. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja, kedisiplinan serta daya saing di dunia kerja internasional.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos., S.S., mengatakan bahwa program pemagangan ke Jepang di Kabupaten Kediri merupakan tahun kedua setelah sebelumnya pemerintah daerah mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan program serupa.

“Hari ini kami melaksanakan seleksi pemagangan ke Jepang di Kabupaten Kediri. Ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan, IM Japan dan Pemerintah Kabupaten Kediri. Alhamdulillah, tahun kedua ini kami kembali dipercaya untuk melaksanakan program tersebut,” ujar Ibnu Imad.

Menurutnya, proses pendaftaran dilakukan melalui sistem online, baik melalui kanal internal maupun sistem SIAPKerja. Dari proses registrasi tersebut, jumlah pendaftar tahun ini mencapai sekitar 2.019 orang, sedangkan pada pelaksanaan sebelumnya tercatat sekitar 299 pendaftar.

Ibnu menjelaskan, program tersebut bukan sekadar kesempatan untuk bekerja atau pergi ke Jepang. Peserta diharapkan mampu memperoleh pengalaman, keterampilan dan etos kerja yang dapat menjadi modal ketika kembali ke Indonesia.

“Tujuan kegiatan ini memberikan alternatif bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan dan pengalaman bekerja secara global. Setelah menyelesaikan program, mereka diharapkan memiliki skill yang dapat digunakan di dunia kerja maupun untuk berwirausaha secara mandiri,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, peserta akan melewati sejumlah tahapan. Mulai dari tes kemampuan dasar, bahasa Jepang, kesamaptaan atau kemampuan fisik, hingga wawancara. Peserta yang dinyatakan lolos nantinya masih harus mengikuti tahapan berikutnya sebelum benar-benar diberangkatkan ke Jepang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *