Sekolah Digusur, Masa Depan 182 Siswa SDN Tlogo 2 Dipertaruhkan

  • Whatsapp

Pemkab Blitar tidak menutup mata terhadap program KDMP. Dukungan tetap ada, tetapi dengan syarat: jangan sampai pendidikan dikorbankan. “Siapkan dulu gedung penggantinya, baru nanti pindahkan anak-anak ini,” tegas Khusna.

Polemik ini mencerminkan dilema klasik: pembangunan ekonomi versus keberlangsungan pendidikan. Koperasi memang penting sebagai wadah pemberdayaan masyarakat desa. Namun, apakah pantas jika keberadaannya harus menyingkirkan ruang belajar anak-anak?

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Di balik seng proyek KDMP, ada wajah-wajah kecil yang menunggu kepastian. Mereka bukan sekadar angka dalam data statistik, melainkan masa depan Blitar, masa depan Indonesia.

Pendidikan bukan sekadar fasilitas, melainkan hak dasar setiap anak. Gedung sekolah yang berdiri di Desa Tlogo adalah simbol harapan. Jika harapan itu diruntuhkan, apa yang tersisa?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *