Sedikitnya 116 Jurnalis Tewas dalam Perang Israel Hamas

  • Whatsapp
FILE - Para jurnalis merekam dari atas bangunan yang rusak menghadap bangunan rumah sakit Al-Salam yang porak poranda di Khan Yunis, 7 April 2024, setelah Israel menarik pasukan daratnya keluar dari Jalur Gaza selatan. (AFP)

Menurut CPJ, angka kematian jurnalis hingga 1 Oktober 2024 mencapai 111 orang Palestina, dua orang Israel, dan tiga orang Lebanon. Selain itu, 35 orang dilaporkan terluka, dua orang hilang, dan 54 orang jurnalis ditangkap.

John Daniszewski, wakil presiden kantor berita the Associated Press (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)
John Daniszewski, wakil presiden kantor berita the Associated Press (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)

“Ada juga tantangan yang sangat besar dalam hal akses berita bagi para jurnalis. Dari pengalaman saya, ini adalah liputan yang paling terpolarisasi yang pernah kami hadapi sepanjang karir saya sebagai jurnalis,” terang John Daniszewski, wakil presiden kantor berita the Associated Press dan editor at-large untuk standar berita.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tareq Hajjaj, koresponden Gaza untuk media Mondoweiss, kanal berita online yang meliput wilayah Palestina, Israel, dan kebijakan Amerika Serikat. Hajjaj telah tinggal di Gaza sepanjang hidupnya.

Tareq Hajjaj, Mondoweiss (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)
Tareq Hajjaj, Mondoweiss (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)

“Setiap kali saya berjalan di bawah drone dan pesawat tempur Israel, saya selalu merasa mereka akan mengebom saya kapan pun, mengelilingi saya, karena saya tahu mereka manyasar para jurnalis, dan saya tahu mereka tidak ingin apa pun dari Gaza diketahui orang,” jelas Hajjaj.

Didirikan sebagai situs berita progresif, Mondoweiss telah menerima kritik yang dianggap sebagian orang sebagai pandangan anti-Israel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *