Sedikitnya 10 Orang Tewas Akibat Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki

  • Whatsapp
Anggota tim penyelamat membawa kantong jenazah berisi korban meninggal di Desa Klatanlo, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, 4 November 2024, pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Foto: Arnold Welianto/AFP)
Gunung Lewotobi memuntahkan abu vulkanik dari kawahnya saat terjadi letusan seperti terlihat dari Desa Duripali di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, 12 Oktober 2024. (Foto: Arnold Welianto/AFP)
Gunung Lewotobi memuntahkan abu vulkanik dari kawahnya saat terjadi letusan seperti terlihat dari Desa Duripali di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, 12 Oktober 2024. (Foto: Arnold Welianto/AFP)

“Tim kami masih melakukan pendataan untuk masyarakat yang diungsikan ke tiga lokasi itu. Untuk sementara para pengungsi akan ditempatkan di sekolah-sekolah sambil BPBD membuat tenda darurat dan persiapan dapur umum,” jelas Heronimus.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan, 2.734 kepala keluarga dengan total 10.295 jiwa di tujuh desa dari dua kecamatan — Wulanggitang dan Ile Bura — terdampak letusan gunung itu.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Itu bukan jumlah pengungsi, tapi jumlah warga terdampak di tujuh desa tersebut. Sebagian besar dari jumlah warga yang terdampak sudah bergerak ke tempat pengungsian di tiga desa,” katanya.

Abdul menyatakan BNPB akan memaksimalkan pencarian para korban yang masih belum ditemukan. Pemerintah setempat juga telah menetapkan status darurat erupsi untuk Gunung Lewatobi Laki-laki.

“Bagi masyarakat yang terdampak di Flores Timur yang merasa masih ada kehilangan anggota keluarga atau yang belum ditemukan segera melapor ke personel SAR setempat atau ke perangkat desa,” ucap Abdul.

BNPB juga mengimbau agar masyarakat untuk sementara waktu tidak kembali ke lokasi erupsi dalam radius 7 kilometer.