Guna klarifikasi terkait ucapan oknum parkir, beberapa wartawan dilokasi langsung mengrudug oknum juru parkir itu, lantaran di nilai telah menghina profesi wartawan.
Saat di gruduk wartawan, justru J (tukang parkir) mengelak bahwa dirinya tidak mengucapkan kata-kata tersebut. Ia juga mengaku sebagai keamanan wisata.
Penampilan J tak seperti layaknya tukang parkir resmi lainnya, yang menggunakan id card dan tanda pengenal. Namun J bersikeras bahwa dirinya resmi dan sebagai keamanan wisata juga.
Bupati Pemalang, H. Mansur Hidayat,S.T.,M.Ling, ketika mendapatkan informasi tersebut langsung bereaksi,” akan menegur pihak terkait seperti pengelola obyek wisata Pantai Widuri, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).








