Robot AI Pantau Kesehatan Perkebunan Tulip di Belanda

  • Whatsapp
Theo, robot AI bekerja untuk memeriksa perkebunan tulip Belanda guna mencari bunga-bunga "yang mengidap penyakit" di kota Noordwijkerhout, Belanda.

Tanaman yang mati kemudian dipisahkan dari tanaman yang sehat di gudang penyortiran setelah dipanen.

Virus mengerdilkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga membuat bunga tulip tumbuh lebih kecil dan lebih lemah. Virus itu juga melemahkan umbi tulip itu sendiri dan pada akhirnya membuat mereka tidak mampu berbunga.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Allan Visser, petani tulip generasi ketiga yang menggunakan robot AI itu mengatakan, “Di setiap kebun tulip, pasti ada berapa persennya yang sakit, dan setiap tahun tulip-tulip itu harus dicabut untuk mencegah tulip yang sakit menulari tulip yang sehat. Dulu kita selalu melakukannya secara manual dan kita tidak pernah bisa melakukannya semuanya dalam setahun karena terlalu banyak. Dan kini kita sudah punya robot ini. Robot yang sungguh luar biasa. Dia bisa mengerjakannya sepanjang hari, sepanjang malam, sepanjang akhir pekan. Dia tidak pernah beristirahat. Ia pun melakukannya secara lebih baik daripada tenaga manusia.”

Theo van der Voort (kanan), seorang pakar pengintai bunga tulip yang sakit, berjalan di samping robot bernama Theo yang kini dipekerjakan untuk memeriksa kesehatan perkebunan tulip Belanda di Noordwijkerhout.
Theo van der Voort (kanan), seorang pakar pengintai bunga tulip yang sakit, berjalan di samping robot bernama Theo yang kini dipekerjakan untuk memeriksa kesehatan perkebunan tulip Belanda di Noordwijkerhout.

Robot itu bergerak mengikuti jalur ulat melintasi kebun dengan kecepatan satu kilometer per jam untuk memburu garis-garis merah pada daun tulip yang terinfeksi penyakit.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *