“Respons cepat personel bersama warga merupakan bentuk kepedulian nyata dalam menjaga keselamatan lingkungan. Sinergi antara kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan dampak kebakaran yang lebih luas,” ujar Iptu Daryono saat dikonfirmasi media, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan keterangan saksi mata, lokasi tersebut masih steril dari titik api pada pukul 10.00 WIB. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan oleh pengguna jalan yang melintas.
Berkat penanganan yang sigap, api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Situasi di lokasi kejadian kini telah dipastikan aman dan kondusif.
Menghadapi puncaknya musim kemarau, Iptu Daryono turut melayangkan imbauan tegas agar masyarakat senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun fasilitas umum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama jangan membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan api benar-benar mati sebelum dibuang agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. [Don]








